6:23 am - Friday December 19, 2014

Dandim: TNI harus Netral Dalam Pemilukada

Written by | August 28, 2013 | 0
BERIKAN ARAHAN. Komandan Kodim 1425 Jeneponto, Letkol Infantri Muhammad Ali Chaniago saat memberikan arahan kepada seluruh anggota TNI di wilayah kekuasaannya, di Markas Kodim 1425, Rabu 28 Agustus. Dandim tegaskan agar TNI bersikap netral dalam Pemilukada.
BERIKAN ARAHAN. Komandan Kodim 1425 Jeneponto, Letkol Infantri Muhammad Ali Chaniago saat memberikan arahan kepada seluruh anggota TNI di wilayah kekuasaannya, di Markas Kodim 1425, Rabu 28 Agustus. Dandim tegaskan agar TNI bersikap netral dalam Pemilukada.
Single content advertisement top

JENEPONTO, RS — Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) periode 2013-2018 di Kabupaten Jeneponto, tinggal menghitung hari lagi. Komandan Kodim (Dandim) 1425, Letkol Infantri Muhammad Ali Chaniago, memberikan arahan kepada seluruh anggotanya dalam persiapan pengamanan Pemilukada September mendatang, Rabu 28 Agustus, di Markas Kodim 1425.
Dalam arahannya, Dandim 1425 Jeneponto ini mengingatkan, kepada seluruh anggota TNI yang ada di Kabupaten Jeneponto dapat bersikap netral dalam pelaksanaan Pemilukada nantinya.
Menurut Letkol Infantri Muhammad Ali Chaniago, sebagai anggota TNI, wajib hukumnya memberikan pengamanan kepada masyarakat agar dapat merasa aman dan nyaman dalam setiap kondisi, termasuk dalam Pemilukada pada September mendatang. Kata dia, dalam 13 kecamatan dan 113 desa dan kelurahan di Jeneponto, semua anggota TNI akan disiagakan di sejumlah titik seperti di tempat pemungutan suara (TPS). “Sebagai TNI, kita tidak diperbolehkan untuk mendukung salah satu satu calon pasangan. Semua TNI harus bersikap netral,” ungkapnya.
Dia mengatakan, berdasarkan permintaan dari Polres Jeneponto terkait pengamanan Pemilukada, Kodim 1425 juga akan menerjunkan sejumlah pasukan demi menjaga keamanan dan kelancaran jalannya Pemilukada di Jeneponto. “Sebanyak 124 anggota TNI akan kami terjunkan. Masing-masing akan kita tempatkan di empat titik, seperti SPBU, Rujab, Kantor DPRD dan Kantor Panwaslu,” kata Chaniago.
Mantan Komandan Batalyon Infantri (Danyonif) 726 ini juga menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan tindakan tegas kepada anggota TNI yang ditemukan berpihak atau mendukung salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam Pemilukada nanti. Dia juga berhadap agar seluruh masyarakat Jeneponto dapat mendukung kelancaran jalannya Pemilukada damai di Jeneponto. “Siapapun anggota TNI yang kita dapati tidak netral, maka kami akan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya. (ded/nir)

Single content advertisement bottom
Rubrik: Jentago

No comments yet.

Leave a Reply