Beranda Seputar Perjalanan Haji JHI Tunaikan Tawaf Wada’ Sebelum Pulang ke Tanah Air

JHI Tunaikan Tawaf Wada’ Sebelum Pulang ke Tanah Air

Senin, 19 Agustus 2019, 18:54 WITA

Laporan:
Muhammad Yusuf Shandy

MAKKAH, RADAR SELATAN — Salah satu sunnah Rasulullah Saw bagi jemaah haji yang ingin meninggalkan tanah haram setelah menunaikan ibadah haji adalah menunaikan Tawaf Wada’ (perpisahan).

Tawaf Wada’ ini dilakukan ketika hendak meninggalkan tanah Haram untuk kembali ke negeri asal.
“Semua jemaah dituntut untuk melakukannya sebagai penghormatan terhadap Baitullah Al-Haram,” ujar TPIHI Kloter 6 UPG Makassar H. Ali Yafid, beberapa waktu lalu saat melakukan rapat teknis kepulangan jamaah, di Makkah.

Atas dasar itu, tiga hari sebelum meninggalkan tanah haram Makkah, sebagian jemaah haji asal Bulukumba telah ramai-ramai mendatangi Masjidil Haram untuk melakukan tawaf, khususnya yang memiliki kendala kesehatan.

Sebagian lainnya akan melakukannya pada malam kepulangannya ke tanah air tercinta, Indonesia.
“Insya Allah saya tawaf wada’ nanti malam Rabu,” ujar Zaiful Bahri, salah seorang jemaah haji asal Kecamatan Ujung Bulu, yang juga Ketua Aspekindo Bulukumba.
Thawaf Wada’ harus dilakukan oleh setiap jamaah haji, laki-laki maupun perempuan. Caranya adalah dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran, diawali dan diakhiri di posisi Hajar Aswad. Pakaian yang digunakan tak harus pakaian ihram. Boleh dengan mengenakan pakaian biasa, yang penting suci dan menutup aurat.

Bagi jemaah yang tak mampu menyentuh Hajar Aswad, cukup baginya melambaikan tangan sambil membaca ‘Bismillahi Allahu Akbar’, saat berdiri pada posisi yang sejajar dengan Hajar Aswad di sebelah kiri dan lampu hijau di sebelah kanan.

Jika telah selesai melakukan Tawaf Wada’, jamaah haji berdoa sambil menghadap Ka’bah, dengan dia yang paling disukainya, salah satunya adalah memohon agar diberikan kemudahan, kesehatan dan kemampuan untuk datang lagi melakukan haji atau umrah. (ria/has).