Beranda Seputar Perjalanan Haji Tinggalkan Mina untuk Thawaf Ifadhah

Tinggalkan Mina untuk Thawaf Ifadhah

Rabu, 14 Agustus 2019, 18:17 WITA
BERGEGAS. JHI asal Bulukumba bergegas meninggalkan Mina.

Laporan: Muhammad Yusuf Shandy

MINA, RADAR SELATAN — Usai melakukan Mabit di Mina selama dua malam untuk melakukan lontar jumrah, jemaah haji Bulukumba yang tergabung dalam kloter 6 UPG Makassar tinggalkan Mina, Selasa, 13 Agustus 2019.

Selanjutnya, para jemaah haji yang tergabung dalam Maktab 20 ini akan diangkut oleh lima unit bis menuju hotel pemondokan masing-masing di Makkah.
Dalam ilmu fikih, jemaah haji yang meninggalkan Mina pada tanggal 12 Dzulhijjah disebut nafar awal. Adapun jemaah haji yang menetap di Mina hingga tanggal 13 Dzulhijjah, hari-hari tasyriq, mereka disebut nafar tsani.

“Setelah tiba di Makkah, silahkan jemaah menjadwalkan waktu pelaksanaan thawaf ifadhah-nya masing-masing, secara mandiri,” ujar Ketua Klotet 6 UPG Dr. Muhammad Ashdaq.
Thawaf Ifadhah merupakan salah satu rukun haji, yang harus ditunaikan oleh orang yang berhaji. “Orang yang sakit sekalipun, dia harus juga melakukan thawaf ifadah, dengan menggunakan kursi roda,” jelasnya.

Bila jemaah haji telah selesai menunaikan thawaf ifadhah dan sai antara shafa dan marwa, maka jemaah telah melakukan tahallul tsani atau tahallul akbar.

“Dengan tahallul tsani, maka sempurnalah haji para jemaah,” terangnya.
Untuk diketahui bahwa pada tanggal 12 Dzulhijjah, hingga dini hari, jalan-jalan protokol di Makkah mengalami kemacetan, akibat padatnya mobil dan jumlah jemaah yang jalan kaki menuju Masjidil Haram untuk tunaikan thawaf ifadhah. (ria/has)