Beranda PILKADES 2020 Pilkada, Pilkades Pangkas Anggaran OPD

Pilkada, Pilkades Pangkas Anggaran OPD

Rabu, 29 Januari 2020, 17:20 WITA
Andi Sufardiman

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Pagu anggaran sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bulukumba tahun anggaran 2020 resmi dipangkas.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bulukumba, Andi Sufardiman menjelaskan, dipangkasnya beberapa pagu anggaran untuk sejumlah SKPD dikarenakan pada tahun 2020, Kabupaten Bulukumba akan menggelar Pilkada dan Pilkades yang tentunya membutuhkan banyak anggaran.

“Rata-rata OPD berkurang pagu anggarannya karena kan pada tahun ini kita akan menggelar Pilkada dan juga pilkades yang butuh anggaran besar juga,” kata dia kepada RADAR SELATAN di ruang kerjanya, Selasa, 28 Januari 2020.

Selain Pilkada dan Pilkades, Andi Sufardiman menjelaskan bahwa pada tahun 2020, APBD Kabupaten Bulukumba juga dibebankan oleh adanya Dana Pendamping Kelurahan. Maka hal ini juga menjadi salah satu penyebab dipangkasnya pagu anggaran sejumlah OPD.

Beberapa diantara OPD yang dipangkas pagu anggarannya antara lain, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada tahun anggaran 2019 pagu anggarannya berjumlah Rp 25.137.473.280, berkurang menjadi Rp. 22.892.724.944 pada tahun anggaran 2020.

“Begitu juga dengan Dinas Pariwisata dari Rp 15 882.839.070 pada tahun 2019, berkurang menjadi Rp 9.851.141.375,” ungkap Andi Sufardiman.

Berdasarkan data yang diperoleh RADAR SELATAN, pagu anggaran berdasarkan SKPD tahun anggaran 2020, OPD yang anggarannya paling banyak yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulukumba yang berjumlah Rp 476.838.700.816. Jumlah ini sudah termasuk dengan belanja gaji guru-guru.

Sedangkan yang OPD selain kecamatan dan kelurahan yang paling rendah yaitu Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bulukumba pagu anggarannya hanya sekitar Rp 2,3 miliar.

Sekretariat DPRD juga merupakan salah satu pengguna APBD tertinggi pada tahun anggaran 2020 yakni Rp 35,7 miliar.

Begitupun dengan pagu anggaran Sekretariat Daerah Kabupaten Bulukumba yang menguras APBD dengan jumlah Rp 22,8 miliar. (ewa/has