Beranda Bantaeng Satu Pasien Reaktif Corona di Bantaeng Minta Dikarantina karena Sayang Keluarga

Satu Pasien Reaktif Corona di Bantaeng Minta Dikarantina karena Sayang Keluarga

•  Penulis : | Minggu, 31 Mei 2020, 20:47 WITA
Direktur RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng, dr Sultan.

BANTAENG, RADAR SELATAN — Seorang warga Bantaeng dinyatakan reaktif corona usai pemeriksaan rapid test. Ia pun meminta agar dikarantina di Makassar.

Alasannya sederhana, pasien yang merupakan warga Desa Rappoa, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng ini sadar akan bahaya yang mengancam keluarga dan orang sekitarnya jika saja hasil swab menyatakan positif.

Advertisement

Kepala Desa Rappoa, Irwan Darfin mengatakan, pasien reaktif tersebut dijemput petugas medis untuk menjalani karantina atas dasar permintaan sendiri.

Meski belum tentu positif pasien tersebut ingin menjaga anak dan istrinya agar tidak tertular.

“Baru reaktif, tapi kan biasa salah juga. Warga sendiri juga yang minta dikarantina karena dia sayang anak istrinya,” kata Kades Irwan Darfin.

Sementara itu, Direktur RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng, dr Sultan mengatakan, pasien tersebut langsung dibawa ke Makassar pada Sabtu, 30 Mei 2020 kemarin untuk menjalani karantina di hotel Swiss-Belinn atau Swissbel.

Manurutnya, pemeriksaan selanjutnya akan dilakukan di sana.

“Reaktif rapid test, langsung wisata Covid-19 ke Makassar, di hotel swisbel. Sesuai dengan surat edaran Gubernur Sulawesi Selatan bahwa pasien terkonfirmasi Corona dirawat di Makassar,” kata dr Sultan dalam sambungan telepon, Minggu, 31 Mei 2020. (Siddiq)