Beranda Bulukumba Bapenda Surati Kades dan Lurah Terkait Rendahnya Realisasi PBB

Bapenda Surati Kades dan Lurah Terkait Rendahnya Realisasi PBB

•  Penulis : | Rabu, 24 Juni 2020, 17:36 WITA
Fairah Kurnia, Kasubid Penagihan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB-P2)

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bulukumba menyurati kepala desa dan lurah terkait rendahnya capaian realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Kasubid Penagihan PBB-P2, Zulfairah Kurnia mengatakan, pihaknya mengimbau para kades dan lurah untuk mengefektifkan para kolektor dalam melakukan penagihan pajak. Setelah penagihan, diharapkan untuk segera melakukan penyetoran ke Bapenda.

“Sampai menjelang akhir Juni ini baru 6,12 persen realisasinya. Ini sangat rendah, karena ini sudah pertengahan tahun,” kata dia, Rabu 24 Juni 2020.

Fairah menguraikan, realisasi perkecamatan tertinggi saat ini Bontobahari dengan realisasi 20 persen yakni Rp 124 juta dari target Rp 625,7 juta.

Menyusul Ujungbulu dengan 12 persen yakni Rp 223,6 juta dari target Rp 1,4 miliar. terbanyak selanjutnya Bontotiro dengan realisasi 9 persen yakni Rp 70,1 juta dari target Rp 796,6 juta.

Rilau Ale dengan realisasi 7 persen yakni Rp 95,6 juta dari Rp 1,2 miliar, dan Gantarang dengan realisasi 6 persen yakni Rp 149,6 juta dari Rp 2,3 miliar.

“Kindang itu belum mencapai 1 persen masih Rp 2,8 juta realisasinya dari target Rp 800,4 juta, Bulukumpa 1 persen baru masuk Rp 12,2 juta dari targernya Rp 1,4 miliar, Herlang juga masih 1 persen yakni Rp 6,3 juta dari target Rp 720,7 juta. Kajang 2 persen, Rp 21,5 juta realisasi dari Rp 909,8 juta, dan Ujungloe 3 persen, baru Rp 45,9 juta dari Rp 1,4 miliar,” jelasnya. (Jar)