Beranda Gowa Lewat “Nasi Bambu” Owner Rumah Kebun Berdayakan Pemuda di Tengah Pandemi

Lewat “Nasi Bambu” Owner Rumah Kebun Berdayakan Pemuda di Tengah Pandemi

•  Penulis : | Jumat, 17 Juli 2020, 6:10 WITA

GOWA, RADAR SELATAN — Di tengah pandemi Corona atau Covid-19 yang masih terjadi, muncul orang-orang dengan sejumlah ide kreatif yang dapat membantu ekonomi tetap bertumbuh.

Salah satu diantaranya adalah Owner atau pemilik Rumah Kebun Bili-Bili, Henny Anastasia Maria.

Lewat Nasi Bambu, Henny berupaya memberdayakan tenaga pemuda yang ada di sekitar Rumah Kebun miliknya yang terletak di atas perbukitan Bili-Bili, Jalan Poros Malino, Kelurahan Bontoparang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

“Saya lihat banyak pemuda yang nganggur sejak pandemi Corona terjadi. Makanya saya berinisiatif untuk memberdayakan mereka dengan memproduksi Nasi Bambu,” ujarnya kepada Harian Radar Selatan saat ditemui, Selasa 15 Juli 2020.

Henny menerangkan bahwa ide membuat Nasi Bambu ini lahir sejak pandemi Corona terjadi. Ia resah melihat para pemuda tidak memiliki pekerjaan.
Berawal dari keresahan tersebut, ia mulai mengajak pemuda sekitar untuk memproduksi Nasi Bambu.
Tidak disangka, produksi Nasi Bambu atau di Makassar dikenal dengan Lemang ini mendapat respons positif dari konsumen setianya. Nasi Bambu yang diproduksi Rumah Kebun Bili-bili memang beda dari nasi bambu yang dijual di Jeneponto atau di pasar-pasar.
Nasi Bambu khas Rumah Kebun lebih gurih karena dicampur bumbu atau rempah alami.

“Saat ini ada sekitar 10 sampai 20 pemuda yang kita berdayakan,” terang Henny.

Menurutnya, para pemuda ini langsung dibimbing dalam proses pembuatan Nasi Bambu. Kendati demikian, hasil produksi Nasi Bambu buatan pemuda ini cukup memuaskan para pelanggan.

“Mereka (pemuda) ini kan masih belajar. Kita tetap memberikan bimbingan. Sejauh ini para pelanggan sih cukup puas,” ujarnya.

Nasi Bambu hasil produksi dari pemuda ini hanya dijual pada hari Jum’at, Sabtu dan Minggu. “Takutnya kalau tiap hari nanti tidak laku juga. Apalagi masih pandemi Corona juga,” sambung Henny.

Henny menambahkan, Nasi Bambu yang diproduksi tersebut memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan nasi bambu biasa yang diproduksi oleh orang lain.

Kelebihan tersebut diantaranya adalah pemilihan bumbu dan pengelohan Nasi Bambu itu sendiri.

“Kita punya resep tersendiri dari luar Makassar ya. Mirip-mirip lemang lah. Tapi bumbunya itu sangat lengkap. Kalau penasaran, silahkan datang saja coba sendiri,” tambah Henny sembari tersenyum. ***