Beranda Bulukumba Depresi Ditinggal Istri, Nelayan Asal Herlang Nekat Tenggelamkan Diri ke Laut

Depresi Ditinggal Istri, Nelayan Asal Herlang Nekat Tenggelamkan Diri ke Laut

•  Penulis : | Kamis, 15 Oktober 2020, 11:39 WITA

BULUKUMBA, RADARSELATAN.CO.ID — Aksi Nekat dilakukan, Ridwan (32) nelayan asal Dusun Bassiu, Desa Gunturu, Kecamatan Herlang, dengan melakukan aksi bunuh diri

Korban nekat bunuh diri dengan cara melompat ke laut dengan cara mengaitkan diri ke jangkar kapal seberat 25 Kg.

Advertisement

Kejadian tersebut terjadi pada Rabu malam 14 Oktober 2020, sekitar pukul 21.30 wita, informasi yang diterima dari aparat kepolisian, peristiwa tersebut bermula saat perahu yang dikemudikan, Lusri warga Gunturu, tengah berada dilaut lepas yang jaraknnya sekitar 20 Km lebih dari bibir pantai.

Tiba-tiba, saat perahu yang sedang bergerak terdengar suara percikan air yang cukup besar, mendengar itu nelayan yang berada diatas kapal lantas memeriksa, nahas ternyata salah satu dari rekan mereka yang melompat ke lautan.

“Jadi menurut keterangan saksi, korban melompat ke laut dengan cara mengikatkan diri ke jangkar kapal lalu lompat ke laut. Beratnya jangkar itu sekitar 25 kg,”terangnya Kanit Reskrim Polsek Herlang, Aipda Misbah. Kamis 15 Oktober kepada Radar Selatan.

Diduga korban sengaja bunuh diri dengan cara melompat ke laut lantaran depresi karena masalah keluarganya.

“Jadi katanya dia sama istrinya bernama Risna warga Banyorang, Bantaeng sudah pisah satu tahun lebih dan dilarang ketemu sama anaknya Ainun (11) oleh mertuanya,”terang Aipda Misbah.

Saat ini pihak kepolisan bersama BPBD dan SAR sedang melakukan pencarian dititik lokasi korban melompat kelaut. (Faj)

Berita selengkpanya bisa di baca dikoran Harian Radar Selatan edisi Jumat 16 Oktober 2020. (*)