Beranda Bulukumba Kasus Jampersal Dinkes Bulukumba Ditingkatkan ke Penyidikan

Kasus Jampersal Dinkes Bulukumba Ditingkatkan ke Penyidikan

•  Penulis : | Selasa, 27 Oktober 2020, 14:35 WITA

Andi Thirta Massaguni

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Kasus dugaan penyalahgunaan anggaran Jaminan Persalinan (Jampersal) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bulukumba tahun anggaran 2019, ditingkatkan ke penyidikan.
Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (KN) Bulukumba, Andi Thirta Massaguni mengatakan, setelah pihaknya menemukan indikasi perbuatan melawan hukum, maka status kasus tersebut ditingkatkan ke penyidikan.

Advertisement

“Terkait KN Bulukumba menangani perkara Jampersal telah ditemukan indikasi perbuatan melawan hukum dan saat ini telah ditingkatkan statusnya menjadi penyidikan,” ungkapnya, yang dikonfirmasi via Pesan WhatsApp, Senin 26 Oktober 2020.

Selanjutnya, kata Thirta, pihaknya akan kembali mengumpulkan bukti-bukti terkait, sampai kasus ini menemui titik terang.

“Ditingkatkan statusnya menjadi penyidikan untuk mengumpulkan bukti untuk membuat terang tindak pidana yang terjadi dan menemukan tersangkanya,” sambungnya singkat.

Sebelumnya, KN Bulukumba telah memeriksa sedikitnya 30 saksi terkait kasus Jampersal. Saksi-saksi yang diperiksa diantaranya dari seluruh Puskesmas se Kabupaten Bulukumba, pihak Dinkes Bulukumba, dan juga dari pihak Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Bulukumba.

Diketahui, selain kasus ini beberapa kasus keuangan juga terjadi di tubuh Dinkes Bulukumba, diantaranya kasus BOK 2019 yang diindikasi merugikan negara hingga 9,6 Miliyar Rupiah. Selain itu juga, terdapat kasus Dana Non Kapitasi JKN tetap kasus ini belum ditangani oleh aparat penegak hukum (APH). ***