Beranda Hot News Umrah Dibuka untuk Umum 1 November, Regulasi Ketat, Biaya Naik

Umrah Dibuka untuk Umum 1 November, Regulasi Ketat, Biaya Naik

•  Penulis : | Selasa, 27 Oktober 2020, 15:11 WITA

MAKASSAR, RADAR SELATAN — Pemerintah Arab Saudi mulai membuka pelaksanaan ibadah umrah tahap ke-4 untuk umum, efektif pada 1 November 2020.

Ini disambut gembira muslim di seluruh dunia yang sudah merindukan beribadah di tanah suci. Meski sudah dibuka untuk umum, Kementerian Haji dan Umrah Saudi Arabia membuat sejumlah regulasi yang sangat ketat dan harus dipatuhi setiap jemaah.

Advertisement

Nur Hayat, Owner Al Jaziyah, travel haji dan umrah yang dihubungi RADAR SELATAN, Selasa 27 Oktober mengatakan, sudah banyak yang mau mendaftar untuk umrah perdana di awal November.

Hanya saja, pihak travel tidak bisa mengakomodasi semua pendaftar karena terkait regulasi yang dikeluarkan pemerintah Arab Saudi.
“Salah satu regulasi yang berat adalah batasan usia yang boleh menjalani umrah 18-50 tahun,” ujar Hayat.

Untuk sementara penerbangan juga baru satu yang diizinkan masuk. Yakni Saudi Airlines. “Proses karantina pun harus dilakukan setiap calon jemaah. Semua harus siap dikarantina selama 3 hari di hotek setelah tiba di Saudi,” tambahnya.

Untuk biaya umrah di masa pandemi ini, sudah bisa dipastikan naik sampai 35 persen. Kalau sebelumnya biaya umrah antara Rp 20 juta sampai Rp 30 juta, kini biaya umrah tidak ada yang di bawah Rp 30 juta per orang.

“Iya pasti naik. Karena semua memang naik. Pajak hotel saja sekarang naik jadi 30 persen. Bis juga kalau sebelumnya bisa kapasitas 45 seat, sekarang hanya boleh 25 jemaah. Tour guidepun tidak boleh menggunakan mukimin tapi harus dari Arab Saudi. Pesawat juga kapasitasnya dikurangi, sudah tidak bisa full lagi,” terang Nur Hayat, yang sudah membuka paket umrah edisi perdaya di bulan November.

Khusus untuk Al Jasiyah, paket umrah perdana program 12 hari yang dibuka mulai hari ini, Selasa 27 Oktober, dibandrol dengan harga Rp 31.400.000 per pax. Ini untuk pemberangkatan 1 November 2020. Harga tersebut sudah termasuk hotel bintang 5 selama tujuh malam di Makkah dan tiga malam di Madinah.

“Harga belum termasuk asuransi perjalanan, biaya penginapan di Jakarta karena semua harus transit Jakarta, biaya vaksin meningitis, dan biaya PCR test serta pembuatan paspor. Sekarang kamar juga tidak bisa lagi sekamar berempat. Harga yang kami rilis ini termasuk harga ekonomis saat ini,” urai Hayat. ***