Beranda Bulukumba Polisi Masih Dalami Dugaan Penggelapan Dana PBB Desa Swatani

Polisi Masih Dalami Dugaan Penggelapan Dana PBB Desa Swatani

•  Penulis : | Rabu, 25 November 2020, 17:10 WITA

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Polres Bulukumba melalui Satuan Reskrim Tindak Pidana Korupsi, tengah mendalami kasus dugaan penggelapan dana Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Desa Swatani, Kecamatan Rilau Ale.

Kanit Tipidkor Polres Bukukumba, Ipda Muh Ali, membenarkan adanya laporan sejumlah warga terkait dugaan penggelapan PBB yang dialamatkan kepada Kades Swatani.

“Kami menunggu data dan klarifikasi Dispenda , cuma ini minggu belum datang karena kita semua penyidik fokus ke BOK, ” katanya belum lama ini, saat dikonfimasi Radar Selatan.

Untuk mendalami kasus tersebut, polisi telah meminta sejumlah keterangan. Mulai dari kurir atau penagih PBB, bendahara termasuk Kepala Desa Swatani.
” Mau dicocokkan dulu di Dispenda yang mana sudah membayar tapi masih tercatat menunggak di data dispenda,” terangnya .
Sementata itu, Andi Asri salah satu warga yang melapor, menjelasan pelaporannya dan puluhan warga lainnya dilakukan karena adanya dugaan penggelapan PBB yang diduga dilakukan kepala desa, sejak tahun 2017-2019. Ia mengetahui pajak PBBnya bermasalah, setelah dirinya hendak mengambil uang di bank.
“Jadi saya mau urus uang di bank untuk modal usaha, tapi tidak bisa, kata orang bank, PBB saya belum dibayar itu terlihat di bea checking. Padahal ada bukti bayar sama saya, setiap tahunnya saya taat bayar pajak,” jelasnya

Adapun dugaan pajak PBB yang diselewengkan itu sebesar Rp200 juta lebih terhitung sejak 2017-2019.

“Kami minta tunggakan pajak harus dituntaskan , dan kasus ini kami minta untuk tetap dilanjutkan ke meja persidangan,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Desa Swatani, Andi Dhodi, membantah adanya penggelapan PBB seperti yang dituduhkan.

“Iyee tidak ada itu Dinda. Adapun masalah hanya kesalahpahamanji. Tunggakan warga dikira penyelewengan,” katanya. (Faj).