Beranda Hiburan Holywings Langgar Jam Malam, Anggota Dewan Berang

Holywings Langgar Jam Malam, Anggota Dewan Berang

Rabu, 27 Januari 2021, 13:56 WITA

MAKASSAR, RADAR SELATAN — Tempat Hiburan Malam (THM) Holywings Makassar 4 Club, Kembali melanggar Peraturan Pemerintah Kota, dengan mengabaikan kebijakan pembatasan jam operasional tempat usaha saat pandemi covid 19.

Diketahui, Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin tetap memberlakukan pembatasan jam malam untuk seluruh pelaku usaha, dari warkop, kafe, restoran, hingga mal. Pelaku usaha sudah harus menutup usahanya pukul 22.00 Wita.Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 443.01/11/S.Edar/Kesbangpol/I/2021.

Surat edaran tersebut dibuat berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tanggal 06 Januari 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19 dan Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 51 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penerapan Humum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

Menanggapi Hal Tersebut,Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar Nunung Dasniar menyarankan Agar Izin Holywings segera dibekukan dan tidak layak lagi beroperasional. Ketegasan tersebut bisa menjadi contoh bagi pengusaha lain yang bandel.

“Dengan melihat kejadian ini pemerintah dan polisi harus bertindak tegas,kalau bisa cabut izinya sebagai efek jera. Dan ini juga bisa menjadi pelajaran kedepannya untuk pengusaha yang bandel,” ujar Nunung Dasniar yang Juga Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Makassar, Kamis (14/01/2021).

“jika pemerintah tidak ada Upaya memberi sanksi, patut masyarakat curiga. Ada apa di antara oknum oknum pemerintah dengan pihak Holywings,” tambahnya

Nunung Juga menyarankan kepada pemerintah Kota Makasar agar izin Holywings segera dibekukan dan tidak layak lagi beroperasi.

“Kita ini harus memberikan contoh yang baik ke masyarakat dan pemerintah jangan tebang pilih dalam menerapkan kebijakan. Inilah aturan pasti ada yang di rugikan dalam aspek aspek tertentu,Tapi bukan berarti peraturan harus dilanggar,” katanya

“Dalam kondisi covid 19, yang diperlukan saat ini adalah kesadaran manusianya,” jelas Nunung Dasniar.

Hal senada juga diungkapkan oleh Anggota DPRD Kota Makassar Rachmat Taqwa Quraisy bahwa pemerintah harus memberikan sanksi yang tegas kepada Holywings, berupa pencabutan izin karena telah melanggar kebijakan pembatasan jam operasional malam.

“Harus diberikan sanksi dengan tegas. Apa lagi sudah sering bermasalah. Pemkot atau dinas terkait mestinya harus tegas menjalankan aturan yang sudah di buat. Sehingga penerapan jam malam itu akan lebih efisien dilaksanakan,” ujar RTQ sapaan akrab Rachmat Taqwa Quraisy, Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar.

“Cabut aja izinnya, kasihan warung makan dan usaha-usaha kecil lainnya seperti pedagang Pisang Epe yang kita stop penjualannya, tetapi masih ada cafe besar seperti Holiwyngs yang masih tetap buka, sampai melanggar batas ketentuan operasional malam,” tegasnya.

Sebelumnya, Holywings juga pernah mengabaikan Protokol Kesehatan (Protkes) di tengah pandemi covid-19. (yuda)