Beranda Hot News Letnan Laut (S/W) Dita Ayu Wardani, Juru Parkir Helikopter di KRI...

Letnan Laut (S/W) Dita Ayu Wardani, Juru Parkir Helikopter di KRI dr Suharso yang Menembus Medan Bencana

Sabtu, 23 Januari 2021, 8:33 WITA

JURU parkir tidak hanya identik dengan kendaraan roda dua atau empat. Di kapal rumah sakit terapung KRI dr Suharso, ada petugas yang mengatur lalu lalang pesawat terbang (Helikopter). Petugas khusus ini layaknya ‘tukang parkir’. Memberikan isyarat dengan gerakan tangan, memberi kode ke pilot, dan memberikan arahan posisi parkit pesawat dengan benar. Tukang parkir elit ini tidak hanya punya keahlian khusus tapi juga mempertaruhkan nyawa mereka.

Ancaman terkena baling-baling Helikopter dan hempasan mesin helikopter mengancam nyawa mereka, setiap saat.

Adalah Letnan Laut (S/W) Dita Ayu Wardani atau akrab disapa Titha. Sehari-hari dia bertugas sebagai Kadeplog di KRI dr. Suharso 990. Ia tampak tenang dan elegan saat memandu memarkirkan helikopter ke atas kapal yang dikenal dengan sebutan rumah sakit terapung di perairan Mamuju, Sulbar.

Peran Letnan (S) Titha inilah yang dinilai amat penting dalam memberi akses dan sistem lalu lalang Helikopter di atas KRI medis tersebut.
“Setelah mendapatkan perintah, kami langsung bergerak dan melakukan kegiatan misi kemanusiaan hingga batas waktu yang tidak kami ketahui,” ujarnya saat di temui di atas KRI dr Suharso.

Sebagai petugas parkir helikopter, istilah resminya Ground Marshall (GM), Titha biasanya akan berdiri tegak di sebuah titik dan memberikan aba-aba visual ke pilot.

Penumpang mudah mengenalinya dengan seragam khusus dan tangannya tidak akan berhenti bergera ketika ada helikopter berjalan.

Selain komunikasi dengan ATC, pilot juga harus berhubungan dengan Pelda Rohmanto dan sejawatnya setiap hendak parkir helikopter. Meski terlihat ringan, sejatinya profesi Titha juga berisiko. Termasuk dari ancaman angin dan benda yang terbang di sapu baling-baling helikopter.

Jika salah dalam memarkirkan helikopter, bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, yang ditugaskan untuk menjadi juru parkir juga harus punya keahlian khusus. Bahkan, harus melalui jenjang pendidikan yang khusus.

Meski tak tampak, peran Titha dalam misi kemanusiaan di Gempa Sulbar cukup besar. Helikopter yang dipandunya inilah yang berhasil menembuh daerah terisolir dan medan yang tak terjangkau kendaraan roda dua dan empat. (yuda)