Beranda Hot News Suami Istri Aktivis Muhammadiyah Jadi Korban Gempa Sulbar

Suami Istri Aktivis Muhammadiyah Jadi Korban Gempa Sulbar

Sabtu, 23 Januari 2021, 6:46 WITA

Sepasang suami istri aktivis Muhammadiyah ini menjadi korban gempa Sulbar.

MAMUJU, RADAR SELATAN — Innaalillahi wa innaa ilaihi Raji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah H. Salihi Saleh, bendahara PWM Sulbar (Sulawesi Barat) dan Ketua BPH STIEM Muhammadiyah Mamuju pada Kamis 21 Januari 2021 Pukul 09.30 WITA di Rumah Sakit Pelamonia Makassar.
Berita duka ini diterima dari Ketua MDMC PP Muhammadiyah Budi Setiawan meneruskan kabar yang dikirim dari Ketua PWM Sulawesi Barat Wahyun Mawardi.

Kepergian H. Salihi Saleh ini menyusul kepergian istrinya dr. Hj. Adriani Kadir yang wafat pada Jumat 15 Januari 2021 tertimbun reruntuhan rumahnya yang rata dengan tanah akibat guncangan Gempa Bumi di Sulawesi Barat.
Saat gempa, Salihi Saleh sempat diberitakan meninggal langsung akibat gempa, ternyata yang langsung meninggal di tempat adalah sang istri dr Hj. Adriani Kadir (istri Ir Salihi Saleh). Ia sendiri dapat dievakuasi relawan dan dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat. Setelah dirawat hampir seminggu, ternyata nyawa Salihi tidak bisa diselamatkan dan menyusul istrinya yang telah wafat lebih dahulu.

Muhammadiyah Sulawesi Barat berduka dengan meninggalnya dua kader militan ini. Ir H. Salihi Saleh selain sebagai Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Barat juga sebagai Ketua BPH Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah (STIEM) Mamuju, Sulawesi Barat. Sedangkan Istrinya (dr Hj Adriani Kadir) adalah Ketua Majelis PKU PWM Sulawesi Barat. ***