Beranda Gowa Adhy Basto Penuhi Panggilan Tim Gugus Covid-19 Gowa Terkait Video Viral Langgar...

Adhy Basto Penuhi Panggilan Tim Gugus Covid-19 Gowa Terkait Video Viral Langgar Prokes

•  Penulis : | Senin, 22 Februari 2021, 15:50 WITA

Adhy Basto saat diwawancarai wartawan usai pertemuan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Gowa.

GOWA, RADAR SELATAN — Selebgram Makassar yang heboh karena video liburan yang melanggar prokes, akhirnya memenuhi panggilan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Gowa di Kantor Satpol-PP Kabupaten Gowa, Senin 22 Februari 2021.

Para selebgram ini yang berjumlah 12 orang, dipanggil terkait video viral yang mereka buat di Malino tanpa menerapkan protokol kesehatan saat mengadakan acara.

Usai pertemuan antara selebgram dan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Gowa, Adhy Basto salah satu orang yang hadir di acara di Malino itu menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada pemerintah dan masyarakat Gowa.

“Saya salah satu yang hadir di video yang sempat viral di media sosial. Saya hari ini mendatangi Kantor Satpol PP Gowa. Hari ini kami hadir untuk minta maaf sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Gowa dalam hal ini pelaksana tugas Covid-19,” kata Adhy.

Adhy Basto diketahui hadir bersama selebgram lainnya seperti Wayan Indah, Fadel Austyn, Anggu Batari, Jade Thamrin, Metty (pemilik gallery phone), Muis, Dimas, Biodi Mulyadi, Ayu Annisa, dan Angga.

Menurut Adhy, dengan memenuhi panggilan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Gowa ini mereka berharap bisa menjadi salah satu wadah tempat permintaan maaf kepada teman-teman media atas beredarnya video yang meresahkan masyarakat.

“Mungkin ada salah satu teman kami yang mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas, saya meminta maaf sebesar-besarnya,” tutur Adhy.

“Semoga hal ini menjadi pelajaran buat kami dan bisa menjadi bahan edukasi juga kepada masyarakat bahwa pelanggaran protokol kesehatan sangat meresahkan banyak pihak. Semoga ini juga bisa menjadi bahan pelajaran bagi teman-teman sekalian,” sambungnya.

Sementara itu Kasatpol PP Gowa, Alimuddin Tiro mengaku dirinya menindaki sesuai dengan apa yang tertuang dalam Perda tersebut yakni memberikan denda administrasi dan melakukan swab.

“12 yang kami panggil semua hadir, kami sebagai penegak Perda di Gowa tentu kami melakukan swab dan telah disediakan petugas kesehatan namun semuanya telah melakukan tanpa diminta dengan membawa bukti surat keterangan. Selain itu kita juga kenakan sanksi administrasi sebesar Rp 100 ribu perorang,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, dr Gaffar tak menampik kehadiran selebgram di tengah masyarakat sangat berpengaruh. Sehingga sebaiknya selebgram juga mengunggah hal-hal positif saat bermedia sosial.

“Yang perlu disadari adalah mereka selebgram yang apapun dilakukan pasti gampang diketahui oleh publik. Jadi apapun konteksnya saat itu kita memiliki perda sehingga ada konsekuensi terkait apa yang terjadi,” ungkapnya.

Dr Gaffar berharap kehadiran selebgram seharusnya bisa memainkan peran dalam mengedukasi masyarakat terkait pentingnya melawan Covid-19 dengan cara menerapkan protokol kesehatan.

“Kami berharap selebgram bisa mengedukasi masyarakat dan menghargai apa yang dilakukan Pemkab Gowa khususnya dalam menghalau laju penularan Covid-19 dengan cara menjalankan protokol kesehatan,” kataya. (*)