Beranda Hot News FoodStartup Indonesia 2021 Kembali Digelar, Target Gaet Peserta Lebih Banyak

FoodStartup Indonesia 2021 Kembali Digelar, Target Gaet Peserta Lebih Banyak

Rabu, 3 Maret 2021, 21:43 WITA

MAKASSAR, RADAR SELATAN — FoodStartup Indonesia (FSI) menggelar sosialisasi terakhir dalam menjaring peserta lebih banyak lagi tahun ini. Setelah sukses di Malang dan Bandung, kota pamungkas pelaksanaan sosialisasi yang didatangi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif /Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) adalah Makassar, Sulawesi Selatan.

Kegiatan sosialisasi FSI 2021 di kota Daeng ini dilakukan pada Rabu (3/3) di The Rinra Hotel Makassar. Sebagai catatan, jumlah pendaftar FSI tahun lalu mencapai 6.499 peserta. Angka ini menunjukkan minat pelaku usaha kuliner tanah air untuk mendapatkan sejumlah fasilitasi dari FSI sangat tinggi dalam situasi pandemi Covid-19. Untuk wilayah Indonesia Bagian Timur, peserta dari Makassar cukup banyak mengikuti ajang FSI tahun lalu.

FSI sendiri konsisten membangun ekosistem industri kuliner sejak 2016. Tujuan utama yang dimiliki yaitu menghubungkan pelaku subsektor kuliner kepada akses pembiayaan/permodalan dan fasilitasi lain berupa mentoring dan coaching kepada finalis. FSI terus berupaya mendorong dan membuka kesempatan pelaku usaha subsektor kuliner terus tumbuh dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri meski pandemi masih menghantui dunia usaha.

Sama seperti di 2 kota sebelumnya, gelaran sosialisasi FSI 2021 di Makassar berupa seminar dan coaching clinic. Hadir secara offline sekitar 80 calon peserta yang diundang secara terbatas dan menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Sementara ratusan peserta lainnya hadir secara daring. Kegiatan sosialisasi dilakukan sebelum pendaftaran FSI 2021 resmi diumumkan sekitar bulan Mei tahun ini.

Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/ Baparekraf RI, Hanifah Makarim menjelaskan “Gelaran sosialisasi di 3 kota memiliki tujuan strategis demi menjaring dan membantu generasi baru pelaku kuliner lebih banyak lagi dalam meningkatkan aspek kapabilitas dan produktifitas usaha mereka di tengah pandemi.”. Ketiga kota terpilih dalam sosialisasi ini berdasarkan pertimbangan pada penjaringan jumlah peserta tahun lalu dan perwakilan wilayah.

Pada kegiatan di Makassar, tema sosialisasi yang dipilih yaitu Akses Pembiayaan/Permodalan untuk Generasi Baru Pelaku Ekonomi Kreatif Subsektor Kuliner yang Berdampak dan Berkelanjutan. Sesi I diisi dengan seminar dengan pembicara Hanifah Makarim (Direktur Akses Pembiayaan, Kemenparekraf/Baparekraf) dan Bonnie Susilo (Chief Marketing Officer, PT. Ultima Rasa Akselerasi). Sedangkan sesi II bermaterikan Coaching Clinic bertema “Growth Hack” Butuh Investasi atau Tidak? dengan narasumber Ahmad Tessario (Chief Executive Officer Sirtanio Organik Indonesia) dan Nilam Sari (Founder Kebab Turki Baba Rafi).

Hanifah Makarim selanjutnya mengungkapkan bahwa Makassar merupakan kota yang sangat potensial mengirimkan lebih banyak peserta pada ajang FSI. Target tahun ini lebih banyak lagi pelaku subsektor kuliner kota Daeng mengikuti FSI disbanding tahun lalu. “FSI merupakan program kolaboratif Kemenparekraf/Baparekraf bagi wirausaha atau pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf) di bidang kuliner seluruh Indonesia termasuk di kota Makassar. Kota Makassar menjadi contoh bagi pelaku usaha kuliner di Indonesia Bagian Timur untuk tetap tumbuh dan produktif dalam situasi pandemi Covid-19,” ujarnya.

Sementara Bonnie Susilo mengungkapkan bahwa pelaksanaan FSI 2021 semakin kompetitif dan menarik. “Pada tahun ini, peserta kami bagi menjadi dua yaitu pelaku ekraf subsektor kuliner dengan badan usaha yang mencatatkan pendapatan kategori Early Stage & High Growth. Masing-masing sudah memiliki badan usaha, minimal CV,” terang Bonnie.

Tahapan panjang dan kompetitif akan dilalui peserta yang mendaftar FSI 2021. Nantinya, peserta yang masuk sebagai finalis berhak mengikuti kegiatan Demoday. Kegiatan puncak Demoday FSI merupakan kegiatan mentoring dan pitching forum pelaku usaha kuliner. Peserta Demoday berkesempatan mengikuti direct mentoring, business coaching, mendapat akses permodalan, sekaligus akses pemasaran. Calon peserta dapat mengikuti perkembangan pelaksanaan FSI 2021 di laman https://foodstartupindonesia.com/ atau Instagram: Foodstartupid.(yuda)