Beranda Ragam Masika Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Minta Perpres Legalisasi Miras Dibatalkan

Masika Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Minta Perpres Legalisasi Miras Dibatalkan

Selasa, 2 Maret 2021, 9:33 WITA

MAKASSAR, RADAR SELATAN – Majelis Sinergi Kalam (Masika) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia meminta pemerintah untuk membatalkan aturan legalisasi minuman keras (miras) di tanah air Indonesia.

Legalisasi Miras tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 yang ditandatangi Presiden RI Ir Jokowi. Dalam Perpres tersebut legalisasi miras dikhususkan di beberapa daerah di Indonesia.

“Ini merupakan cara negara membunuh rakyatnya secara perlahan, sedikit-sedikit ribut saling mematikan sesama anak bangsa, kekerasan dimulai dari efek minuman keras, dan berlanjut ke hal yang lebih ekstrem,” ujar Ahmad Razak, Sekretaris Departemen Pengembangan Jaringan Masika ICMI (Orda) Kota Makassar, Selasa, 2 Maret 2021 di Makassar.

Menurut pengurus DPD II KNPI Kota Makassar bidang Organisasi ini, legalisasi miras bukan suatu hal yang mendesak.

“Apapun alasannya, pemerintah seharusnya lebih fokus pada penanganan pandemi Covid-19, bukannya memikirkan sesuatu yang menimbulkan gejolak,” tukas Ahmad, begitu ia disapa.

Selain menimbang penanganan pandemi Covid-19 yang kian memprihatinkan. Negara dalam hal ini pemerintah harus melihat sebuah kebijakan dan dampak ditimbulkan. Terlebih Indonesia didominasi masyarakat beragama Islam.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Ir Jokowi  meneken Perpres Nomor 10 Tahun 2021. Di antaranya, diatur legalisasi minuman keras (miras) di Provinsi Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Utara (Sulut), dan Papua.(*)