Beranda Bantaeng Menko PMK Apresiasi dan Beri Saran Soal Nama Gedung Gizi Terpadu Bantaeng

Menko PMK Apresiasi dan Beri Saran Soal Nama Gedung Gizi Terpadu Bantaeng

•  Penulis : | Selasa, 2 Maret 2021, 11:18 WITA
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy usai meresmikan UPT Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu Bantaeng di Desa Lumpangan, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng pada Selasa, 2 Maret 2021.

BANTAENG, RADAR SELATAN — Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy memberi saran agar UPT Penanggulangan Gizi terpadu Bantaeng diubah menjadi UPT Pelayanan Gizi Terpadu.

Hal itu ia sampaikan usai meresmikan UPT Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu Bantaeng di Desa Lumpangan, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng pada Selasa, 2 Maret 2021.

“Oh iya, harusnya pusat pelayanan gizi, kalau gizi kan gak ditanggulangi, tapi harus ditingkatkan. Yang ditanggulangi kan narkoba,” kelakarnya.

Ia pun mengapresiasi hadirnya pusat gizi terpadu pertama di Indonesia ini. Menurutnya, Bantaeng bisa dijadikan contoh bagi daerah lain dalam menekan angka stunting Indonesia.

“Ini pertama di Indonesia dan ini patut diaplikasikan di tempat lain,” kata dia.

Dia menyebut, hadirnya gedung pusat pelayanan gizi terpadu ini sejalan dengan persentase angka stunting di Bantaeng yang terbilang berada di bawah rata-rata.

“Saya mengaptesiasi di sini angka stunting di bawah rata-rata nasional (21 persen). Saya harap nanti bantaeng harus jadi pelopor menurunnya angka stunting nasional,” jelasnya.

Seperti diketahui, angka stunting rata-rata nasional menyentuh angka 27 persen.

Sementara Presiden Jokowi menargetkan angka stunting nasional harus berada pada angka 14 persen di tahun 2024.