Beranda Bantaeng Soal Mutasi Pemkab Bantaeng, Asri Bakri sebut Sudah Sesuai Aturan

Soal Mutasi Pemkab Bantaeng, Asri Bakri sebut Sudah Sesuai Aturan

•  Penulis : | Kamis, 25 Maret 2021, 14:20 WITA

BANTAENG, RADAR SELATAN — Ketua Komisi C DPRD Bantaeng, Muh Asri Bakri bicara soal mutasi ASN di lingkup Pemkab Bantaeng. Menurut Asri, gerbong mutasi yang mulai bergerak pada pertengahan Maret 2021 ini sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

Bahkan kata dia, tak ada riak lantaran prosesi mutasi itu sudah dijalankan sesuai dengan penjenjangan yang diakomodasikan oleh tim Baperjakat atau Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan.

“Saya melihat bahwa mutasi tersebut sudah sesuai penjenangan yang diakomodasi oleh tim Baperjakat,” kata Asri saat dijumpai pada Kamis, 25 Maret 2021.

“Mutasi dan rotasi pejabat di lingkup pemerintah itu, yang diposisikan sesuai dengan kinerja dan disiplin ilmunya. Dalam mutasi tersebut sudah tak ada lagi aroma Pilkada. Kita patut apresiasi ini,” sambungnya.

Ketua DPC PKB Bantaeng ini menyebut, pada rotasi dan mutasi tersebut tidak ada aroma politisasi birokrasi. Ia menyebut bahwa rotasi ASN ini memang sesuai dengan disiplin ilmu seorang pejabat.

“Memang inilah yg diinginkan ASN dan masyarakat Bantaeng, bahwa aroma pilkada kemarin tidak tercium lagi. Semua sesuai dengan disiplin ilmu, semua sesuai pengangkatan yang bersyarat,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Ilham Azikin melakukan mutasi ke sejumlah pejabat di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Senin, (15/3/2021).

Saat itu, Ilham Azikin menyebut bahwa pejabat pemerintahan dituntut untuk terus melahirkan inovasi dan kreativitas untuk melaksanakan kegiatan yang dirasakan masyarakat. Apalagi, di masa pandemi Covid-19 ini.

Dia juga menegaskan kepada pejabat di Bantaeng untuk melaksanakan kegiatan berdasarkan norma dan nilai aturan yang telah ada. Dia menyebut, penegasan itu berlaku dalam kondisi apapun.

Dia menambahkan, setelah mutasi ini, akan tetap dilakukam evaluasi secara berjenjang dan berkala. Dia menyebut, kontrak kinerja yang ditandatangani akan dievaluasi dalam enam bulan ke depan.

“Jika dalam evaluasi itu pejabat yang dimaksud tidak berkinerja baik, maka kami akan mempertimbangkan untuk kembali melakukan rotasi dan mutasi,” ujar Ilham Azikin.