Beranda Bulukumba Kareso Institute Soroti Rencana Investasi Sawit di Bulukumba

Kareso Institute Soroti Rencana Investasi Sawit di Bulukumba

•  Penulis : | Jumat, 2 April 2021, 13:42 WITA

Erosi tanah pada pembukaan lahan kelapa sawit mengancam ekosistem pengairan.

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Kareso Institute menyoroti rencana investasi sawit di Bulukumba. Lembaga yang konsen pada isu lingkungan itu, menilai dampak-dampak perkebunan sawit perlu dibahas secara ilmiah.

Direktur Eksekutif Kareso Institute, Harisah menjelaskan, sistem pertanian monukultur (pertanaman tunggal) yang seluruhnya berbentuk perkebunan skala besar telah menyebabkan berbagai macam bencana alam. Akibatnya meningkatkan potensi bencana alam, berdampak buruk bagi kehidupan sehingga dinilai telah menjadi bagian dari pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

“Perkebunan besar yang pertanaman tunggal itu bisa menyebabkan banjir, kebakaran hutan, kerusakan ekologi, konflik agraria hingga perubahan iklim. Ini adalah bukti nyata betapa mitos investasi sebagai jargon kesejahteraan justru jauh panggang dari api dalam kenyataannya,” tegasnya.

Harisah melanjutkan, dampak-dampak dari investasi perkebunan monukultur yang rakus lahan ini seharusnya dijelaskan sumber yang berkompeten. Harapannya, penjelasan wacana tak hanya mengembuskan hal positif sebagai angin segar yang dapat membuai masyarakat Bulukumba tapi juga memberikan kesiapan untuk menghadapi dampak buruk di masa mendatang.

“Kebijakan pembangunan kebun-kebun monokultur skala besar ini membuat pihak-pihak tertentu untung tapi terbukti tak mampu memperbaiki kesejahteraan rakyat, justru banyak memberikan dampak negatif bagi keberlanjutan lingkungan dan keselamatan warga,” jelasnya. (jar)