Beranda Bulukumba Menag RI Resmikan Wisma Shafa Asrama Haji Makassar dan PLHUT Bulukumba

Menag RI Resmikan Wisma Shafa Asrama Haji Makassar dan PLHUT Bulukumba

Minggu, 4 April 2021, 11:22 WITA

Menteri Agama RI, Yaqut Cholil

MAKASSAR, RADAR SELATAN — Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas bersama Istri Hj. Eny Yaqut hadir di Makassar untuk meresmikan Wisma Shafa di Asarama Haji Makassar dan PLHUT Kabupaten Bulukumba. Menteri Agama RI yang akrab Dipanggil Gus Menteri tiba 3 April 2021 di Makassar. Ia langsung menuju Asrama Haji Sudiang Makassar yang menjadi lokasi kegiatan Peresmian Wisma Shafa di Asrama Haji Sudiang Makassar dan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Bulukumba.
Sementara Ibu Menteri Agama RI Hj. Eny Yaqut juga memiliki dua Agenda di Lokasi yang sama yakni Menjadi Keynote Speaker pada Seminar pada Konfrensi Wilayah XV Fatayat NU Sulsel dan Pembicara Utama di Seminar Nasional yang digelar oleh Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel di Aula Arafah Asrama haji Sudiang.
Kedatangan Menteri Agama kali ini merupakan Kali Pertama Agenda Beliau khusus untuk Kementerian Agama sejak beliau dilantik menjadi Menteri Agama RI oleh Presiden Joko Widodo dan disambut khusus oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Sulsel, Rektor UIN Alauddin, Kepala UPT Asrama Haji Sudiang Makassar dan Kapolda Sulsel Irjen Pol. Merdisyam, yang secara khusus menyiapkan pengamanan di lokasi Acara. Hadir Juga Ketua MUI Sulsel Anregurutta KH. Sanusi Baco , Ketua Tanfidziyah PWNU Sulsel serta Para Kakankemenag dan Kasi PHU Se-Sulsel.
Kepada Gus Menteri di Lokasi Peresmian, Kakanwil Kemenag Provinsi Sulsel H. Khaeroni melaporkan bahwa selama pandemi, Kanwil Kemenag Sulsel beserta jajarannya aktif menggencarkan kampanye dan sosialisasi Penaggulangan Covid-19, serta intens melakukan pembinaan dan manasik haji kepada Calon Jemaah Haji melalui program Manasik Haji Sepanjang Tahun.
Khaeroni yang memulai laporannya dengan Pantun yang membuat Gus Menteri tertawa juga melaporkan bahwa posisi Sulsel saat ini dalam hal Waiting List (daftar Tunggu) masih menempati urutan pertama di Indonesia yakni rata-rata 31 tahun dan Kabupaten Bantaeng menjadi Kabupaten yang memiliki Daftar Tunggu Terlama yakni 44 tahun.
Menteri Agama RI Gus Yaqut memuji Kakanwil Kemenag Sulsel sebagai seorang penyair sekaligus Kiai ini membalasnya dengan guyon. “Sepertinya peresmian bangunan Wisma Shafa ini sesungguhnya kode keras kepada kami, bahwa pasca peresmian Wisma Shafa, harus dibangunkan juga pasangannya yakni Wisma Marwah,” katanya.
Gus Menteri berjanji di masa kepemimpinannya di Kemenag akan berusaha merealisasikan itu.
Menteri Agama juga menyinggung kejadian beberapa hari lalu di depan Gereja Katedral Makassar. Menurutnya itu salah satu implikasi dari pemahaman keagamaan yang sifatnya tekstual. Sehingga tugas Kementerian Agama semakin tertantang untuk lebih giat lagi mengkampanyekan Moderasi Beragama.
Gus Menteri juga mengingatkan bahwa Ibadah Haji itu bukan sekadar ritual semata, di sana ada nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaran, toleransi dan sebagainya. Karenanya Gus Menteri harap Asrama Haji bukan hanya untuk menampung dan melayani jemaah haji, tapi lebih dari itu, bisa dimanfaatkan sebagai sarana syiar Islam Washatiyah (moderasi beragama).
Gus Menteri menyampaikan harapan besarnya tahun ini pelaksanaan haji bisa terwujud. Meskipun saat ini masih menunggu keputusan resmi Kerajaan Arab Saudi. Karenanya, Kementerian Agama sampai detik ini tetap melakukan sejumlah persiapan persiapan termasuk vaksin bagi calon jemaah haji. “Jika Pelaksanaan Haji tahun ini jadi, maka kita sudah ready dan bisa langsung action,” paparnya.
Usai menyampaikan arahan, Menteri Agama RI didampingi Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri H. Muhajir Yanis, Kakanwil Kemenag Provinsi Sulsel dan Kepala UPT Asrama Haji Sudiang Makassar melakukan Pengguntingan Pita dan menandatangani Prasasti Wisma Shafa dan PLHUT Kab. Bulukumba, serta melihat sejumlah fasilitas di Wisma Shafa.
Wisma Shafa dan PLHUT Kabupaten Bulukumba yang diresmikan, pembangunannya telah selesai di akhir tahun 2020 menggunakan anggaran SBSN. Sementara Wisma Shafa sendiri merupakan bangunan 4 lantai dengan kapasitas 59 kamar dan Aula yang mampu menampung 250 orang. “Fasilitasnya sudah standar Hotel Bintang 3, sebagaimana fasilitas sejumlah wisma yang telah dibangun sebelumnya seperti Wisma Jabal Uhud, Wisma Bir Ali, Wisma Zam Zam dan Wisma Raodah,” jelas Ikbal Ismail Kepala UPT Asrama Haji Sudiang Makassar. ***