Beranda Bulukumba Bulukumba Gagal Terima WTP ke-9, Patudangi: Evaluasi Pejabat OPD

Bulukumba Gagal Terima WTP ke-9, Patudangi: Evaluasi Pejabat OPD

•  Penulis : | Kamis, 27 Mei 2021, 11:53 WITA

H. Patudangi

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Mimpi meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun anggaran 2020 yang kesembilan kandas. DPRD meminta Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf mengaluasi pejabat dan pimpinan OPD.

Hal ini terungkap setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulsel, mengeluarkan hasil audit keuangan tahun 2020, secara virtual, Senin 25 Mei 2021 lalu. Kabupaten Bulukumba, hanya menerima Opini Wajar dengan Pengecualian (WDP).

Menyikapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Bulukumba, H. Patudangi, menilai kegagalan tersebut menjadi langkah mundur kinerja para pejabat di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Bupati sudah berkewajiban mengevaluasi pejabatnya saat ini,” tegasnya.

Patudangi menilai suatu pukulan berat bagi pemerintah daerah setelah 7 tahun berturut-turut meraih predikat WTP. Namun tahun anggaran 2020 malah mendapat WDP.

“Bupati harus meningkatkan lagi pengawasannya di setiap OPD dalam pengelolaan keuangan daerah ke depan” tegasnya.

Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, WDP diperoleh karena adanya temuan yang terbilang cukup besar di Dinas Kesehatan Bulukumba dan beberapa instansi lainnya. Bupati, kata Patudangi, punya masa waktu sanggah 60 hari atas hasil WDP yang diterimanya, untuk di sampaikan kembali ke BPK.

Setelah itu DPRD Bulukumba akan memanggil Bupati untuk didengar keterangannya atas penyebab adanya WDP yang diterima Pemkab Bulukumba di hadapan anggota DPRD Bulukumba. “Kita akan minta klarifkasi dan penjelasan pemkan sehingga WTP tak diraih,” tambahnya.

Sementara itu Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba, Andi Utta-Edy Manaf yang coba dikonfimasi belum memberikan jawaban hingga berita ini diterbitkan. ***