Beranda Bantaeng Nasdem Sosialisasi Perda Kepemudaan di Kabupaten Bantaeng

Nasdem Sosialisasi Perda Kepemudaan di Kabupaten Bantaeng

•  Penulis : | Sabtu, 1 Mei 2021, 21:05 WITA

BANTAENG, RADAR SELATAN – DPD Partai Nasdem Kabupaten Bantaeng menggelar sosialisasi Perda Kepemudaan di Kabupaten Bantaeng, Sabtu 1 Mei 2021.

Penyebarluasan peraturan daerah provinsi Sulawesi Selatan nomor 3 tahun 2018 tersebut berlangsung di lantai IV hotel Kirei, jalan Raya Lanto, Kecamatan Bantaeng.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 200 peserta tersebut menghadirkan Ketua Fraksi NasDem DPRD Sulsel Ir. H. Ady Ansar, S.Hut., M.M.Pub, IPM.

Dia menjeaskan, sosialisasi Perda Kepemudaan itu perlu untuk memberi motivasi ke pemuda agar bisa bersinergi dengan berbagai sektor dalam rangka keberlanjutan pembangunan.

“Memang kita harapkan bagaimana memberikan motivasi kepada pemuda di Bantaeng secara umum dan khususnya pemuda yang bergabung di Nasdem Bantaeng. Saya berharap bahwa dengan sinergitas yang baik antara partai Nasdem terutama kami di DPRD provinsi dengan DPD Nasdem Bantaeng ini bisa lebih baik dan lebih besar lagi ke depan,” ujarnya.

“Jadi kita dorong bagaimana caranya pemda supaya ada Perda tentang kepemudaan. Supaya dengan adanya Perda ini maka pemerintah kabupaten bisa men-support kegiatan-kegiatan kepemudaan,” sambungnya.

Selain itu, ia juga berharap agar lewat ranperda kepemudaan nantinya juga memfasilitasi bagi komunitas-komunitas kepemudaan.

Bukan hanya pemuda yang tergabung dalam Organisasi Kepemudaan atau OKP.

“Kita harapkan ke depan di ranperda itu komunitas-komunitas juga dirangkul bukan hanya sekedar okp.
Semuanya diwadahi. Sementara kan yang ada saat ini yang diwadahi hanya organisasi kepemudaan atau OKP. Komunitas kan belum. Makanya ke depan kita harapkan dengan adanya Perda kepemudaan semua bisa diwadahi baik OKP sendiri maupun komunitas-komunitas yang banyak menjamur di kabupaten,” jelas dia.

Senada dengan itu, Mahbub Alimuhyar selaku narasumber pada kegiatan tersebut menyebut bahwa pemuda merupakan elemen penting dalam keberlanjutan suatu daerah.

Menurutnya, jika pemuda sudah kehilangan energi kepemimpinannya maka pemuda akan sulit menjadi generasi yang tampil menjadi pemimpin.

“Apa yang diekspresikan oleh ketua fraksi Nasdem DPRD Sulsel, adalah ekspresi dari kepeloporan, ekspresi dari kepemimpinan. Pemuda itu adalah elemen penting unsur strategis yang harus dikembangkan,” katanya.