Beranda Bulukumba Ancam Warga, Kades Possi Tanah Dipolisikan

Ancam Warga, Kades Possi Tanah Dipolisikan

•  Penulis : | Senin, 7 Juni 2021, 17:09 WITA
Hj Asma Raja saat melakukan pelaporan di Mapolres Bulukumba, atas dugaan pengancaman yang dilakukan Kepala Desa Possi Tanah Baharuddin Aco.

BULKUMBA, RADAR SELATAN — Hj Asma Raja (52) tahun Warga Dusun Bonto Marahe, melaporkan Kepala Desa Possi Tanah, Baharuddin ke Polres Bulukumba, Minggu 6 Juni 2021.

Kades Possi Tanah dilaporkan atas dugaan tindak pidana pengancaman.

Hj Asma Raja (52), kepada Radar Selatan menceritakan, kejadianya terjadi sekitar pukul 20.00 wita, Senin malam 6 Juli 2021, saat itu ia sedang berada di acara pesta pernikaham tetangganya, tak berselang lama Kepala Desa Possi Tanah datang ke pesta dan melontarkan kata-kata tak beretika sambil membawa kayu.

“Jadi awalnya saya sama ibu desa di pesta, langsung hapenya ibu desa dikasi ke saya katanya Pak Desa mau cerita, saya bilang ada apa mau bicara di telpon, tidak lama itu datangmi Pak desa marah-marah,”ceritanya. Senin 7 Juni 2021.

Tidak hanya melontarkan perkataan kasar, sang Oknum kepala desa juga nyaris melakukan penganiayaan menggunakan balok (Kayu), beruntung warga yang ada dilokasi berusaha menenangkan kepala desa dan meminta untuk meninggalkan lokasi.

Karena tak ingin berkepenjangan dan terjadi pertikaian, iapun mutuskan untuk melapotkan tindakan kepala desa ke Polres Bulukumba.

“Menjaga stabilitas keamanan makanya kami laporkan ke polisi, karena negara kita negara hukum, memang keluarga marah karena ulah pak desa,”tambahnya.

Hj Asma menambahkan, sebagai Kepala Desa seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Pun jika ada masalah dengan warga seharusnya melakukan komunikasi yang baik bukan dengan cara-cara yang tak dewasa selayaknya seorang pemerintah.

“Saya tidak ada masalah, kalau soal ada hubungannya Pilkades, saya kira itu sudah selesai pemerintah itu tugasnya megayomi dan merangkul. Saya berharap polisi memproses kasus ini,”pintanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Bayu Wicaksono, mengatakan bukti lapor polisi tersebut masih berada di meja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

“Alurnya dari bikin laporan di penjagaan terus ke sium untuk masuk ke meja kapolres, habis itu ke saya, baru saya tunjuk unit penyidiknya, “ujarnya.

Terpisah, Kepala Desa Possi Tanah, Baharuddin Aco yang dihubungi Radar Selatan, membantah melakukan pengancaman.

“Tidak ada itu, kalau marah-marah iya, wajar kan karena saya di fitnah. Tidak ada itu bawa kayu, ah tidak ada datangka pakai bida’-bida’ja (datang pakai sarung,red),”jelasnya.

Baharuddin mengaku tak gentar atas pelaporan warga tersebut apalagi ia mengaku tak melakukan pengancaman seperi yang dituduhkan.

“Saya malah akan melapor balik juga atas dugaan fitnah, kita lihat dulu pelaporannya seperti apa,”ujarnya. (Faj).