Beranda Bantaeng Disuntik Rp2 Miliar, Air Terjun Bissappu Dilengkapi Jembatan Penghubung 

Disuntik Rp2 Miliar, Air Terjun Bissappu Dilengkapi Jembatan Penghubung 

Kamis, 3 Juni 2021, 23:56 WITA

Bupati Bantaeng, llham Azikin saat meninjau Air Terjun Bissappu. 

BANTAENG, RADAR SELATAN — Pemerintah Kabupaten Bantaeng akan memoles kawasan wisata air terjun Bissappu, tahun 2021 ini. Air terjun setinggi 50 meter di Bantaeng akan dilengkapi sejumlah fasilitas umum.

Dinas Pariwisata Kabupaten Bantaeng menyiapkan anggaran Rp 2 Miliar untuk pembangunan kawasan wisata itu. Air terjun ini akan dilengkapi fasilitas berupa jembatan penghubung.

Jembatan penghubung ini akan didesain untuk pengunjung agar bisa lebih dekat dengan air terjun Bissappu ini. Adanya jembatan nantinya diharapkan agar pengunjung cukup berjalan kaki dengan santai untuk berada lebih dekat di kawasan air terjun.

“Ada beberapa fasilitas umum yang akan kita siapkan. Salah satunya jembatan penghubung ini,” kata Plt Kepala Dinas Pariwisata, Kabupaten Bantaeng, Asruddin.

Dia menambahkan, selain jembatan penghubung, juga akan dibangun plaza pengunjung. Fasilitas ini dibangun sebagai titik kumpul utama pengunjung air terjun.

“Kita juga siapkan titik menara pandang. Dari menara ini, kita bisa menikmati panorama indah air terjun secara keseluruhan,” jelasnya.

Asruddin mengatakan, pembangunan fasilitas tersebut akan menggunakan APBD Bantaeng. Tujuannya untuk membangkitkan kembali industri pariwisata di Bantaeng yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19 ini. Pembangunan fasilitas di obyek wisata Bisappu akan dimulai tahun ini juga.

“Insyaallah kita akan segera mulai, tahun ini,” jelas dia.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin meninjau langsung rencana pengembangan kawasan wisata air terjun Bissappu , Rabu, 3 Juni 2021. Dalam kesempatan tersebut, dia berharap kawasan ini bisa lebih menarik lagi kedepannya.

Bupati bergelar doktor pemerintahan ini juga meminta agar keasrian kawasan tetap terjaga. Tidak boleh ada sampah yang berserakan dan tidak ada kerusakan alam dari pembangunan itu.

“Fungsi wisata alam harus terus dipertahankan. Masyarakat lokal di kawasan ini juga harus terus diberdayakan. Prinsipnya, pembangunan ini untuk kenyamanan dan estetika,” jelas Ilham. ***