Beranda Bulukumba Irwan Nur: Tenaga Ahli Hanya Beri Rekomendasi, Bukan Mengintervensi

Irwan Nur: Tenaga Ahli Hanya Beri Rekomendasi, Bukan Mengintervensi

•  Penulis : | Kamis, 16 September 2021, 23:28 WITA

Irwan Nur

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Proses seleksi untuk pengisian jabatan bagi ASN sedang berlangsung. Lima tenaga ahli pun ikut dilibatkan dalam merumuskan sistem mutasi. Salah satu tenaga Ahli, Dr Andi Irwan Nur kepada Radar Selatan, menjelaskan bahwa kehadiran dirinya dan empat tenaga ahli lainnya bukan untuk mengintervensi atau untuk mengatur orang-orang dalam pengisian jabatan. Namun Tenaga Ahli dibentuk dengan tujuan memberikan rekomendasi agar dalam pelaksanaan mutasi nantinya benar-benar berkiblat pada aturan dan sistem yang benar. Sehingga nantinya tak ada lagi anulir dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) seperti yang terjadi pada pemerintahan sebelumnya.

“Secara umum tenaga ahli hanya bertugas untuk memasukkan rekomendasi terkait hal-hal yang dianggap penting kepada bupati. Kalau mutasi kita hanya menyiapkan rekomendasi terkait bagaimana proses pelaksanaannya, bukan untuk mengatur, ini publik harus memahami,” terang Irwan Nur.

Lanjut dia, kewenangan tenaga ahli dijalankan dengan membangun sistem mutasi saja, namun sistem mutasi tentu saja diawali dengan mengembalikan peran tim penilai kinerja dalam hal ini dikenal degan Baperjakat yang diketuai Sekda.

“Kita ingin sistem pengisian jabatan itu prosesnya ya dimulai di Baperjakat. Kita kembakikan ke track yang seharusnya. Tidak lagi dikendalikan oleh instansi teknis tapi langsung di bawah Sekda dan timnya,” paparnya.

Selanjutnya selain kehadiran Tenaga Ahli untuk memberikan rekomedasi, lanjut Irwan Nur yang tak kalah penting adalah memberlakukan seluruh sistem merit dalam penempatan pejabat dengan mempertimbangkan tiga aspek penilaian yakni etik, moralitas dan netralitas. “Lagi-lagi kita mau ASN yang ditempatkan nanti benar-benar sesuai dengan kompetensinya dan itu terukur,” jelasnya.

Yang ketiga yakni memberikan inovasi dalam mengawinkan syarat dan penilaian pengisian jabatan melalui Psikogram, sebagai salah satu cara mengasesmen ASN. Menurut Irwan Nur jika saja daerah memiliki anggaran cukup maka proses wawancara langsung bisa dilakukan.

“Tapi kan butuh waktu lama dan anggaran besar untuk mewawancarai satu persatu ASN dari seribuan lebih ASN,” katanya.

Sehingga dari Tenaga ahli meminta seluruh ASN melalui BKPSDM mengirimkan biodata secara tertulis dengan tandatangan. Sayangnya dalam perjalanan tak semua ASN mengumpulkan hanya sekitar 600 ASN saja. Pun yang terkumpul hampir 30 persen itu dituliskan oleh orang lain sehingga yang terbaca adalah kompetensi orang lain.

“Jadi biodata dan tanda tangan yang dikumpul itu akan dinilai dengan ilmu dan metodologi dari Tenaga SDM, Dr Andi Sitti Mardiana Muin beliau adaah ahli psikologi. Ini gambaran umum saja saya jelaskan,” katanya.

Lanjut Irwan Nur, menjadi penting untuk mengukur kompetensi seorang ASN saat ini. Adanya tambahan mekanisme atau inovasi tak lain untuk mengukur objektifitas di dalam penempatan ASN di setiap jabatan. Pasalnya selama ini dalam mengukur kemampuan leadership seorang ASN masih mengutamakan lisan.

“Selama ini kan hanya subjektif si A bagus kepemimpinannya, si B tidak. Itu kan lisan. Kita mau ini terukur secara kuantitatif. Ada nilai, ukuran bagus segini loh nilainya supaya ada pertanggungjawaban akademik,” paparnya.

Meski begitu, Irwan menegaskan bahwa proses mutasi sepenuhnya mengacu pada aturan sistem merit juga pada kualifikasi pendidian pangkat jabatan atau eselon dan rekam jejak dengan bobot 70 persen oleh tim Baperjakat dan 30 persen melalui Psikogram dari Tenaga Ahli.

“Ini yang dikawinkan nanti. Tapi lagi-lagi kami di Tenaga Ahli hanya merekomendasikan dijalankan atau tidak itu sepenuhnya dari Bupati dan Baparjakat. Kita tidak mengintervensi prosesnya tapi mengintervensi sistemnya. Intervensi dalam artian mengembalikan pada sistem yang sebenar-benarnya dalam proses pengisan jabatan, bukan karena dia teman atau dekat tapi berdasar pada kompetensi dan aturan,” paparnya. ***