Beranda Bulukumba APBD Sudah Direfocusing, Insentif Nakes Belum Terbayar

APBD Sudah Direfocusing, Insentif Nakes Belum Terbayar

•  Penulis : | Jumat, 17 September 2021, 10:10 WITA

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 telah direfocusing, besarannya yakni Rp52 Miliar untuk membiayai penanganan Covid-19. Meski begitu, insentif covid-19 para petugas nakes belum terbayarkan.
Hal itu disampaikan, Anggota DPRD Bulukumba, Juandy Tandean. Ia mengatakan sejumlah perawat mengadu kepadanya. Insentif nakes yang terlibat dalam penangan covid-19 belum dibayarkan.

“Ada dana hasil refocusing sebesar Rp52 M itu peruntukannya untuk penanganan dan hal hal yang mengenai Covid-19, harusnya karena anggaran Covid-19 sudah ada, maka petugas nakes sudah mendapatkan insentif,” ucapnya, Kamis 16 September 2021.

Sayangnya tak hanya insentif nakes tahun 2021 yang belum terbayarkan. Insentif tahun 2020 untuk Juli-Desember juga masih menunggak sebesar Rp5 M.

“Kasian teman-teman nakes, kondisi ekonomi yang sedang lesu tapi mereka belum dapat insentif, kenapa proses pembayarannya lama sekali,” keluhnya.

Sementara itu, Humas RSUD Sultan Daeng Radja, Gumala Rubiah membenarkan insentif nakes khususnya yang berada di lingkup RSUD belum terbayarkan.

“Untuk tahun 2021 sudah masuk usulannya Januari sampai Juni di Dinkes dan sementara berproses di keuangan. Sedang untuk Tahun 2020 insentif yang terbayar baru sampai Juni, tapi nilainya sudah dilaporkan ke Dinkes sampai Desember 2020,” terangnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Bulukumba melakukan refocusing anggaran 2021 dan mengumpulkan dana sampai Rp52 miliar untuk penanggulangan covid-19.

Refocusing itu diambil dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) serta mengacu pada kebijakan sesuai Surat Ederan (SE) Dirjen Perimbangan Kementerian Keuangan dikuatkan dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang mewajibkan setiap Pemerintah Daerah menyediakan anggaran untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 serta PMK 17 Tahun 2021.(faj)